Minggu, 06 April 2014

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR DAN FENOMENA KEBUDAYAAN DI INDONESIA



PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Maka  dari itu kita harus mempunyai sikap tanggungjawab dan sopan kepada manusia yang lain agar kita terhidar dari perselisihan antar budaya.

FENOMENA TAWURAN ANTAR PELAJAR

Tawuran sepertinya sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia. Sehingga jika mendengar kata tawuran, sepertinya masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi. Hampir setiap minggu dan hampir setiap hari, berita itu menghiasi media massa. Bukan hanya tawuran antar pelajar saja yang menghiasi kolom-kolom media cetak, tetapi tawuran antar polisi dan tentara , antar polisi pamong praja dengan pedagang kaki lima, sungguh menyedihkan.
 Inilah fenomena yang terjadi di masyarakat kita. Tawuran antar pelajar maupun tawuran antar remaja semakin menjadi semenjak terciptanya geng-geng. Perilaku anarki selalu dipertontonkan di tengah-tengah masyarakat. Mereka itu sudah tidak merasa bahwa perbuatan itu sangat tidak terpuji dan bisa mengganggu ketenangan masyarakat. Fenomena tawuran ini juga penyebabnya masalah sering sekali sangat sepele. Namun bagi para pelajar yang masih labil tingkat emosinya bagi mereka masalah yang sepele itu merupakan tantangan bagi mereka.
Salah satu akar dari permasalahanya yaitu tingkat kestressan siswa didalam diri anak itu sendiri dan pemahaman agama yang masih rendah. Pemicu tawuran itu bermacam-macam ada yang karena disebabkan dendam dengan rasa  kesetiakawanan yang tinggi para siswa itu akan membalas perlakuan yang disebabkan oleh siswa tersebut. Dan secara tidak langsung perilaku tersebut mencemarkan nama baik sekolah.

SUMBER    :