PENGERTIAN
ILMU BUDAYA DASAR
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan.
Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai
pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris
"The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan
bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan
mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih
manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan
bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia
sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi
humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak
meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Maka dari itu kita harus mempunyai sikap
tanggungjawab dan sopan kepada manusia yang lain agar kita terhidar dari
perselisihan antar budaya.
FENOMENA
TAWURAN ANTAR PELAJAR
Tawuran sepertinya sudah menjadi bagian dari budaya bangsa
Indonesia. Sehingga jika mendengar kata tawuran, sepertinya masyarakat
Indonesia sudah tidak asing lagi. Hampir setiap minggu dan hampir setiap hari,
berita itu menghiasi media massa. Bukan hanya tawuran antar pelajar saja yang
menghiasi kolom-kolom media cetak, tetapi tawuran antar polisi dan tentara ,
antar polisi pamong praja dengan pedagang kaki lima, sungguh menyedihkan.
Inilah fenomena yang
terjadi di masyarakat kita. Tawuran antar pelajar maupun tawuran antar remaja
semakin menjadi semenjak terciptanya geng-geng. Perilaku anarki selalu
dipertontonkan di tengah-tengah masyarakat. Mereka itu sudah tidak merasa bahwa
perbuatan itu sangat tidak terpuji dan bisa mengganggu ketenangan masyarakat.
Fenomena tawuran ini juga penyebabnya masalah sering sekali sangat sepele.
Namun bagi para pelajar yang masih labil tingkat emosinya bagi mereka masalah
yang sepele itu merupakan tantangan bagi mereka.
Salah satu akar dari permasalahanya yaitu tingkat kestressan
siswa didalam diri anak itu sendiri dan pemahaman agama yang masih rendah.
Pemicu tawuran itu bermacam-macam ada yang karena disebabkan dendam dengan
rasa kesetiakawanan yang tinggi para
siswa itu akan membalas perlakuan yang disebabkan oleh siswa tersebut. Dan
secara tidak langsung perilaku tersebut mencemarkan nama baik sekolah.
SUMBER :